Bambang Nurcahyo Prastowo

Bambang Nurcahyo Prastowo

Tenaga Pendidik di Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika FMIPA UGM

Mail: prastowo@ugm.ac.id * Web: http://prastowo.staff.ugm.ac.id
Mobile: +62 811-2514-837 * CV singkat

Linux dan Windows: Pandangan Pengguna Komputer

next_inactive up previous


Linux dan Windows: Pandangan Pengguna Komputer

Bambang Nurcahyo Prastowo

Akprind, 21 September 2002

1 Pendahuluan

Meskipun memiliki kesamaan fungsi sebagai sistem operasi komputer, pada dasarnya Windows dan Linux berbeda dalam banyak hal sehingga tidak mudah untuk memperbandingkan keduanya. Perbedaan pokok ada pada posisi titik awal perkembangannya. Linux berkembang dari dunia Unix dengan segala persoalan multi tasking dan multi usernya. Windows berkembang dari dunia komputer mikro yang serba personal. Dengan kata lain, Linux dirancang dengan karakteristik server sementara Windows dirancang sebagai sistem operasi untuk komputer personal.

Dalam perkembangannya, di satu pihak Windows menyatu dengan garis produksi server NT menjadi Windows 2000 dan kemudian Windows XP. Di lain pihak, masyarakat opensource terus mengembangan user interface grafis untuk meningkatkan kenyamanan Linux untuk penggunaan sebagai workstation pribadi. Sejak kemunculan Windows 2000 dan perkembangan user interface grafis di Linux, kita mulai bisa melihat kesetaraan Windows dan Linux yakni sistem operasi untuk server dan juga untuk workstation.

Populernya produk Cygwin (salah satu platform terkemuka untuk porting sistem berbasis Linux ke Windows) membuktikan adanya ``kekurangan'' pada system Windows dilihat dari kacamata pengguna Linux. Sementara itu pengguna Windows melihat tidak adanya Microsoft Office sebagai salah satu kekurangan dari Linux. Dokumen singkat ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi penulis dalam penggunaan komputer dengan sistem operasi Windows dan Linux. Alur tulisan dimulai dengan memperbandingkan sistem operasi diikuti dengan program-program aplikasi yang pernah digunakan penulis.

2 Sistem Operasi Linux dan Windows

Dalam memperbandingkan kedua sistem operasi ini, sering terjadi kerancuan pada aspek yang diperbandingkan antara sistem operasi dengan aplikasi-aplikasinya. Sebagai contoh, paket sistem Windows hanya memuat program aplikasi minimal: game soliter, window/internet explorer, utilitas sistem operasi dan aplikasi sederhana untuk membuat file dokumen dan gambar seperti notepad, mspaint dan write. Di dalam paket sistem Linux biasa, kita bisa menemui hampir semua program aplikasi Linux yang ada di dunia ini. Dengan demikian, instalasi suatu paket Linux (SuSE, RedHat, Mandrake, Debian, atau Slackware) bisa disetarakan dengan instalasi Windows, Office, Corel Draw, Adobe Photoshop, Visual Basic, Microsoft C++, SPSS, MSSQL sekaligus dalam hal kelengkapan program-program aplikasinya.

2.1 Pengoperasian Server vs Personal

Sebagai sistem operasi server, Linux dirancang untuk tidak sering dimatikan dalam pengoperasiannya. Sebagai sistem operasi personal workstation, Windows akan sering dimatikan apabila ditinggalkan pemiliknya untuk menghemat listrik karena tidak akan ada orang lain yang akan menggunakan komputer itu. Pencegahan ``memory leak'' di Linux mendapat porsi pehatian yang lebih besar dibanding pada Windows. Artinya, ketersediaan porsi memori yang bisa digunakan boleh berkurang pada Windows karena toh dalam waktu tidak lama sistem akan dijalankan mulai dari awal lagi.

2.2 Proteksi Sistem

Karena sistem Windows biasanya digunakan orang tertentu saja, maka sistem proteksi berkas-berkas di komputer tidak menjadi perhatian utama dalam perancangan Windows. Kapanpun pengguna Windows bisa menghapus, mengganti nama, memindah lokasi direktori file apapun yang ada di sistem. Sistem Linux dirancang untuk bisa digunakan bersama-sama oleh banyak orang. Karena itu perlindungan berkas dan proses-proses milik seseorang terhadap orang lain menjadi porsi besar dari perhatian perancangnya. Pengguna Windows akan merasa sangat terbatasi apabila dihadapkan pada sistem Linux sebagai user biasa.

Login bukanlah keharusan bagi pengguna Windows 9x. Dengan cancel login prompt, kita bisa dapatkan hak akses segalanya. Pada sistem Linux (dan Windows NT/2000/XP) identifikasi user sangat menentukan hak akses pengguna. Karena itu akan banyak kita temui pengguna Linux yang bekerja dengan user root (nama super user di dunia Unix).

2.3 Manajemen Proses

Apabila kita tekan tombol Crtl-Alt-Del pada saat sistem menjalankan Windows akan terlihat sejumlah proses yang sedang berjalan. Kalau dihitung dari 10 dan pengguna biasa bisa mengenali sebagian besar proses-proses tersebut. Bila kita kirim perintah ps ax pada sistem Linux akan terlihat keterangan bahwa ada lebih dari 20 proses sedang berjalan; mereka yang tidak mendalami sistem operasi tidak akan bisa mengenali sebagian besar dari proses-proses tersebut.

3 Aplikasi

Untuk menentukan pilihan sistem operasi, kita harus punya rencana penggunaan sistem tersebut. Jika komputer direncanakan akan digunakan untuk menjalankan game-game tertentu, Windows tentulah pilihan yang tidak bisa dihindari karena game-game itu bisa saja menpersyaratkan sistem operasi Windows untuk bisa jalan. Jika komputer akan kita gunakan untuk membantu pekerjaan maka ketersediaan program aplikasi harus penjadi pertimbangan utama, bukan sistem operasinya.

3.1 Aplikasi Perkantoran

Microsoft mengelompokkan program-program aplikasi perkantoran dalam satu paket yang dikenal dengan merek dagang Office. Program-program tersebut adalah: Word (penyusun naskah dokumen), Exel (spreadsheet, pengolah tabel), dan PowerPoint (penyusun presentasi). Sepengetahuan penulis, Office hanya bisa dijalankan di sistem operasi Windows (sangat boleh jadi ada pula versi yang bisa jalan di MacOS).

Untuk melakukan tugas yang biasa dikerjakan dengan Office, di Linux tersedia OpenOffice. Pilihan saat ini harus dibuat sebagaimana pilihan pernah dibuat pada saat pengguna dihadapkan pada program aplikasi WordStar (WS) dan WordPerfect (WP). Jawabanya sudah kita amati: pengguna WS enggan menggunakan WP sebaliknya mereka yang sudah terbiasa dengan WP enggan menggunakan WS. Di Indonesia, pengguna OpenOffice belum banyak sehingga kalaulah tidak ada pertimbangan lain, orang akan tetap setia dengan Office meskipun tawaran fitur OpenOffice tidak kalah dengan Office.

3.2 Aplikasi Pengembangan Sistem

Ada kecenderungan pengambangan sistem aplikasi komputer saat ini diarahkan untuk bisa dijalankan dengan user interface berbasis web. Karena sifat aplikasi berbasis web lebih berat di server, maka Linux unggul terlebih dahulu dalam bidang ini. Site www.opensource.org mengungkapkan bahwa Apache dijalankan lebih dari 50% web siste didunia. Program-program aplikasi berbasis web banyak dijalankan dengan Perl dan BIND dan sendmail merupakan program servis internet paling banyak dominan didunia. Namun demikian, Apache, Perl, BIND, dan sendmail meskipun erat hubungannya dengan Linux, terutama dalam hal sesama produk opensource, tidak harus berjalan di Linux. Program-program itu sekarang pun juga banyak dijalankan orang di Windows.

Untuk pemrograman masalah-masalah sains, penulis menemui kebanyakan pengguna Windows tidak berkeberatan untuk bekerja dengan Linux. Pada umumnya mereka menggunakan kompiler Pascal dan Fortran yang justru akan terasa lebih natural apa bila dijalankan di Linux. Kebanyakan pengguna program-program Pascal/Fortran merasa nyaman di Linux karena terbebas dari permasalahan keterbasaran memori dsb.

3.3 Aplikasi Disain Grafis

Adobe Photoshop dan Corel Draw adalah dua program aplikasi untuk membantu disain grafis yang dapat kita temui di hampir semua rumah produksi grafis di Indonesia. Kedua program aplikasi tersebut dirancang untuk jalan di Windows. Corel bereksperimen dengan mengeluarkan produk Linux namun akhir-akhir ini tidak lagi mendukung proyel Corel Linux tersebut. Di Linux, kita bisa Gimp dan Kontour untuk melakukan kerja disain grafis. Persoalannya sama dengan Office, pilihan penggunaan progam aplikasi disain grafis akan kembali pada masalah kebiasaan. Mereka yang sudah terbiasa menggunakan Photoshop atau Corel Draw tidak akan begitu saja mau menggunakan Gimp dan Kontour, seberapapun keunggulan kedua produk ``baru'' tersebut, apa bila tidak ada hal lain yang memaksa.

3.4 Aplikasi Multi Media

Aplikasi multi media adalah aplikasi yang paling banyak menuntut penggunaan peralatan komputer secara penuh. Secara umum, sifat personal dari Windows lebih cocok untuk menjalankan program-program multimedia dibanding sifat multiuser dar Linux. Pada dasarnya kita tidak keberatan dengan tertundanya eksekusi proses komputasi beberapa detik, tetapi proses multi media (seperti musik dan filem) tidak boleh terputus barang sedetikpun. Namun demikian, dengan berkembangnya kecepatan hardware, banyak program aplikasi multi media bisa dijalankan di Linux dengan kualitas yang dapat diterima.

3.5 Aplikasi Statistik

SPSS adalah program yang paling banyak digunakan untuk pengolahan data-data statistik. Di Linux kita bisa menggunakan R-base untuk melakukan pekerjaan serupa. Karena R menggunakan sintaks yang sama dengan S-plus yang jalan di Windows, maka pengguna S tidak akan menemui kesulitan dalam penggunaan R namun demikian sebagaimana keengganan pengguna SPSS menggunakan S, mereka enggan pula menggunakan R.

4 Hak Atas Kekayaan Intelektual

Hak atas kekayaan intelektual sering disebut sebagai masalah utama bagi Indonesia, dalam hal Sistem Operasi Windows dan kebanyakan program-program aplikasinya; kepemilikan lisensi merupakan sarat mutlak untuk penggunannya. Harga lisensi (rata-rata $200 USD) di barat bisa jadi hanya sekitar 20 % dari gaji bulanan (rata-rata $1000 USD). Sementara itu dengan gaji Rp. 2juta rupiah, angka $ 200 menyamai penghasilan bulanan itu sendiri. Linux dan program-program aplikasinya dilain pihak berlisensi gratis dan justru mendorong para penggunanya untuk menyebarluaskan perangkat lunak tersebut.

5 Kesimpulan

  1. Windows berkembang menjadi sistem operasi dengan disiplin modern sebagaimana yang diterpkan NT sehingga menjadi XP seperti yang kita lihat sekarang. Linux melengkapi dirinya dengan window manager yang semakin cantik untuk menarik perhatian pengguna komputer personal.
  2. Program-program aplikasi di Linux sudah mencapai taraf matang untuk digunakan sebagaimana layaknya program-program aplikasi komersial yang biasa ada di Windows.
  3. Migrasi pengguna dari Windows ke Linux dan sebaliknya tidak dapat terjadi secara spontan karena faktor kebiasaan yang sulit ditinggalkan. Selama penggunaan Windows dan program-program aplikasinya tidak terhalang oleh keharusan membayar lisensi, pengguna Windows tidak akan banyak beralih ke Linux.
  4. Kesusesan Linux di Indonesia meraih perhatian dari pengguna komputer bergantung pada kesuksesan pihak yang berwajib dalam mengkampanyekan penghormatan pada hak atas kekayaan intelektual.

Catatan:

Naskah ini dibuat menggunakan program aplikasi LYX dengan sistem operasi Linux distribusi RedHat 7.3 di komputer Notebook Dell Latitude.

About this document ...

Linux dan Windows: Pandangan Pengguna Komputer

This document was generated using the LaTeX2HTML translator Version 2002 (1.62)

Copyright © 1993, 1994, 1995, 1996, Nikos Drakos, Computer Based Learning Unit, University of Leeds.
Copyright © 1997, 1998, 1999, Ross Moore, Mathematics Department, Macquarie University, Sydney.

The command line arguments were:
latex2html -no_subdir -split 0 -show_section_numbers /tmp/lyx_tmpdir9375Y5GwAY/lyx_tmpbuf0/linux-windows.tex

The translation was initiated by Bambang Prastowo on 2002-12-27


next_inactive up previous
Bambang Prastowo 2002-12-27

Cukup lah bisa dikatakan sebagai pendusta, seseorang yang mengatakan semua yang didengarnya (h.r. Muslim)

Kirim Komentar

Nama:
Website:

Ketik DB2A di
  • 32. ARmi

    terkenal sekali yah pemilik blog ini .hhe :P
    nice info gan, keep post !

    28-02-12 04:37
  • 31. prastowo

    Oh ya?

    07-08-08 06:30
  • 30. DJ

    INORMASINYA JELEK BANGET!!!!yang buat juga pasti JELEK BANGET!!! trus....saya ini peramal jadi saya bisa tau ciri-ciri anda pasti ITEM,KIRBI(KRITING BIRI-BIRI),PENDEK,BIASA NONGKRONG DI BLOK M (JAKARTA).

    07-08-08 04:00
  • 29. Hoho

    Beberapa program aplikasi grafis yang cukup populer untuk membuat karya grafis tu apa aja si..???

    22-07-08 07:37
  • 28. DENINTA.N.T

    TOLONG DI KELOMPOKAN DAN BRAINWARENYA LEBIH LENGKAP DONG......!!!!!!!BUAT TUGAS NEH.....!!!

    18-07-08 02:22
  • 27. ima

    jelasin tentang brainware yang lebih lengkap dong, buat tugas nih...

    04-05-08 11:29
  • 26. prastowo

    Terimakasih atas masukan luweh dan egpnya.

    11-09-07 12:42
  • 25. Surti

    EGP (Emang Gue Pikirin)

    11-09-07 10:19
  • 24. bejo

    Luweh.

    11-09-07 10:18
  • 23. prastowo

    Pascal to fortran? Yang bener saja?! Terus terang baru sekarang ini saya menemui yang memerlukan translator dari arah pascal ke fortran. Pada umumnya banyak yang mengarah ke C, Java, dsb.

    Nampaknya tidak mudah menerjemahkan Pascal ke Fortran. Pasalnya, banyak struktur Pascal yang khas seperti Record, Pointer, dsb. yang tidak memiliki padanan di Fortran sehingga harus disimulasikan.

    16-08-07 04:53
  • 22. Bambang Siswanto

    Bos ! gimana kabarnya nich, sudah lama tak berjumpa ?, gimana jogja. Punya Translator dari Pascal ke Fortran ngga ?.

    Salam
    Bambang Siswanto
    Bidang Aplikasi Klimatologi dan Lingkungan - LAPAN
    E-mail : siswanto@bdg.lapan.go.id

    16-08-07 02:24
  • 21. erdeha

    saya juga minta kiriman artikel tentang perbedaan linux dan windows yg lain ma penyebab-penyebabnya kenapa orang sulit beralih ke linux, tolong dikirim ya ke er_de_ha@yahoo.com mw bwt tugas =) makasih

    27-05-07 08:58
  • 20. oktampan

    buat mas prastowo dan yang lain, saya minta artikel yang lain tentang perbedaan linux dan windows, bisa kirim ke e-mail saya oktampan04@yahoo.com.
    makasih, ditunggu kirimannya

    24-05-07 11:56
  • 19. oktampan

    menurut saya linux dan windows sama2 punya kekurangan dan kelebihan.
    windows saat ini masih mendominasi dunia pendidikan karena saat seseorang memasuki dunia perkantoran/bekerja sistem operasi yang digunakan umumnya adalah windows.
    Oleh karenanya peran pemerintah untuk mengajak kalau perlu mewajibkan masyarakat indonesia beralih ke sistem operasi yang bisa kita buat sendiri, contohnya linux. Sehingga tidak hanya jago windows, tapi linux juga bisa.

    24-05-07 11:49
  • 18. gober

    ga ngerti blaz....

    19-03-07 09:19
  • 17. prastowo

    Kalau saya baca kembali artikel ini, rasanya sudah sangat kuno ya? Padahal September 2002 kan masih kurang dari 5 tahun. Yang menarik ternyata kesimpulan artikel itu kalau saya tulis ulang saat ini kurang leibh masih akan sama.

    10-03-07 10:34
  • 16. dedu

    Sama koq,,,,,,,,,pake linux ayau Windows sama-sama asyik

    10-03-07 10:28
  • 15. who am I

    bisa linux masih baru-baru ini ja

    10-03-07 10:26
  • 14. arwan

    (CIH...?) hehe dah lawas banget pak...? sekarang kobra dan mbr aja masih bisa ditemuin...,wah mata2 kalo referensi reportnya ga valid ni juga masuk HOAX lho...

    08-01-07 02:32
  • 13. Bambang Prastowo

    Buat mata-mata, Ada-ada saja. Dari dulu juga banyak virus beredar yang sampai ke hardware pula (cih misalnya). Wah... bagi yang mampu beli windows dan segala program aplikasinya, keren tuh! Masalahnya anggaran beli Windows dan aplikasinya sangat terbatas.

    10-10-06 12:46
  • 12. aswin

    apaan sih mata2?ga nyambung deh...klo kompieku sih sementara ini masih dual boot, linux sama windows...biasanya klo pake windows...tmn2 mengejek:hari gini msh pake windows?(terutama si sony tuh!)

    10-10-06 10:10
  • 11. MATA-MATA

    hati-hati dengan download firus mematikan akan beredar di INDONEISA bila ini kena Anda terpaksa mengganti serangkaian perangkat hardware komputer anda kemungkinan virus ini akan ditransfer tiap-tiap pemakai internet di INDONESIA, Salam Mata-mata

    05-10-06 05:49
  • 10. aku

    sama aja... sama-sama tinggal klik klik klik terus main game

    31-05-06 08:00
  • 9. sveneider

    lumayan

    23-04-06 08:14
  • 8. zaky

    buat gue windows dan linux sama aja tuh..., tergantung Brainware nya. go windows go linux go bsd dll...dll

    20-04-06 11:21
  • 7. Nur Awal

    Linux sulit itu bukan mitos, tp benar2 terjadi !!!!hal ini lebih banyak karena Linux dikembangkan oleh "orang2 pintar", jd tidak memperhatikan bagaimana "orang bodoh" seperti saya, sangat kesulitan dlm belajar Linux. Mungkin mirip jamannya DOS dulu yang selalu harus pake Command Prompt (console di linux), walaupun sekarang banyak yang berbasis grafis, dalam hal "user friendly" linux jauh tertinggal dari windows. Bagaimana mau populer kalau Linux tidak bisa / sulit "dijangkau" oleh "orang bodoh" seprti saya?

    13-04-06 02:53
  • 6. Budi Setyono

    Wah keren juga tuh kalau Microsoft, mau bantu SD-PT. Bisa minta dong. Setahuku setiap kalau ada event dengan microsoft gue mesti rogoh kocek sendiri kalau pingin beli oleh2 sehabis event.

    21-03-06 12:05
  • 5. Bambang Nurcahyo Prastowo

    testing

    25-10-05 01:42
  • 4. gunawan

    saya sangat setuju dengan pendapat bahwa, untuk menntukan OS yang kita gunakan di PC kita, alangkah baiknya dari PERTAMA KALI kita menggunakan komputer.bahkan kalo mungkin dari semenjak kita belum mengenal komputer dalam hal ini ketika kita masih kanak2. krn ap?image atau kesan yang kita dapatkan paling baik adalah ketika kita menemukan hal baru di masa lalu. jadi kalo mau migrasi dari Linux ke Windows atau sebaliknya berpikir dulu beribu@kali.

    13-10-05 08:11
  • 3. indrajulian@gmail.com

    mungkin awamnya org2 dgn linux lebih disebabkan masalah teknis dan mitos, mitos bahwa linux itu ekstrem dan sulit dioperasikan (mungkin itu cuma 'propaganda-nya' microsoft), dan teknisnya jg mungkin cara instalasinya yg agak 'beda'. tp skr kan sdh bnyk distro2 linux yg sangat user friendly. saya setuju dgn komentarnya bhina bahwa menggunakan produk bajakan sama aja mendorong kita utk jadi pembajak yg ujung2nya gak bagus. lgan klo mau dibandingin head-to-head linux jauh lebih unggul daripada windows kok. klo argumennya windows lebih memasyarakat itu sih hebatnya ornag2 marketroid-nya microsoft aja...

    10-09-05 02:32
  • 2. Bambang Prastowo

    Good point! Point ini lah yang akan menghantar kesusesan Microsoft mempertahankan monopolinya. Saat ini sudah banyak dana dikucurkan Microsoft untuk mendukung pendidikan TIK di SD-SMP-SMA. Logikanya, TIK yang didukung Microsoft adalah TIK berbasis Windows. Siapa yang akan mendanai instalasi Linux di lab SD-PT?

    07-09-05 02:46
  • 1. bhina

    komentar kesimpulan no 3: Pak klo menurut saya migrasi ke Linux harus dimulai sejak awal individu mengenal komputer pak. sebagai contoh di sd/smp lab kom nya seharusnya sudah dikenalkan Linux, kalo perlu tidak usah dikenalkan Windows. Ini saya kira sangat penting karena selama ini dunia pendidikan (SD-PT) sebagian besar menggunakan windows bajakan. ini kan sama saja kondisioning untuk menjadi pembajak kan pak. sangat ironis mengingat institusi pendidikan seharusnya mencontohkan hal2 yang baik... bukan begitu pak

    07-09-05 01:39