Bambang Nurcahyo Prastowo

Bambang Nurcahyo Prastowo

Tenaga Pendidik di Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika FMIPA UGM

Mail: prastowo@ugm.ac.id * Web: http://prastowo.staff.ugm.ac.id
Mobile: +62 811-2514-837 * CV singkat

Mencari Topik Tugas Akhir

Bambang Nurcahyo Prastowo

Sebagai website milik dosen yang mengaku anggota lab elektronika dan instrumentasi serta mengajar mata-mata kuliah di program studi ilmu komputer, prastowo.staff.ugm.ac.id banyak mendapat masukan berupa permintaan topik penelitian tugas akhir dari mahasiswa program studi terkait. Berhubung memerlukan waktu yang banyak untuk menjawab satu persatu, saya coba tulis dokumen yang memuat pengalaman berdiskusi dengan mahasiswa untuk mendapatkan topik tugas akhir.

Penulisan dimulai dengan menyampaikan prinsip-prinsip pelaksanaan tugas akhir dan dilanjutkan dengan pembahasan pembentukan beberapa topik. Harapan saya, teman-teman mahasiswa dapat menggunakannya sebagai bahan pertimbangan menentukan langkah-langkah kerja untuk mendapatkan topik yang cocok.

Tugas Akhir

Pada dasarnya tugas akhir adalah bagian dari acara perkuliahan untuk mendemonstrasikan kompetensi mahasiswa bahwa ia layak lulus berdasar standar yang telah ditepkan program studi. Untuk itu, renungi standar kompetensi lulusan program studi, sadari besar beban tugas akhir, niatkan untuk menyelesaikan tugas akhir tepat waktu.

Sebelum memulai pencarian topik, coba renungi dulu standar kompetensi yang telah ditetapkan; simak kembali buku panduan akademik. Saya pernah ditemui mahasiswa program studi D3 Elektronika dan Instrumentasi yang menginginkan topik tugas akhir tentang pengembangan sistem informasi manajemen. Meskipun bisa saja ditemukan topik yang sesuai, namun prosesnya akan memakan waktu lama dan belum tentu yang bersangkutan mempunya bekal cukup untuk menyelesaikan tugas akhir tersebut tepat waktu.

Sadari betul beban tugas akhir tersebut. Tugas akhir terkecil yang pernah saya lihat adalah 3 sks, yang terbesar 10 sks, kebanyakan 6 sks. Teorinya, tanpa memandang pembagiannya, 1 sks menuntut 3 jam kerja mahasiswa per minggu kali jumlah minggu efektif dalam satu semester. Produk tugas akhir 6 sks mestilah setara dengan hasil kerja lulusan program studi yang bersangkutan selama 6 satuan x 3 jam/minggu x 16 minggu = 288 jam. Suatu jumlah yang tidak sedikit. Sesuaikan beban tugas akhir dengan alokasi waktu ini, jangan terlalu kecil, jangan pula terlalu besar.

Niatkan untuk menyelesaikan tugas akhir dalam satu semester sebagaimana ditetapkan banyak program studi. Apabila kurang cukup keyakinan untuk bisa menyelesaikan dalam satu semester, tunda registrasi tugas akhir di semester ini. Masukkan di semester depan atau, kalau perlu, depannya lagi. Dosen pembimbing yang baik adalah yang dapat menyelesaikan bimbingannya dalam satu semester. Bantu jaga nama baik dosen pembimbing dengan mencantumkan tugas akhir hanya di semester saat pekerjaan diperkirakan bisa selesai.

Unsur Penelitian

Saya termasuk yang berpendapat bahwa tugas akhir hendaknya mengandung unsur penelitian. Kerja yang memakan 288 orang jam (asumsi 6 sks) akan mubadzir apabila hasil akhirnya hanya lah selembar ijasah untuk syarat melamar pekerjaan. Waktu 288 jam mestilah membuahkan hasil yang bermanfaat bagi orang lain, jangan sampai tersia-siakan.

Pada umumnya, manfaat bagi orang lain bisa diberikan kalau kita memasukkan unsur penelitian tentang sesuatu hal. Sebagai contoh, kerja merangkai opamp, adc dan 7 segment display menjadi sebuah volt meter bukan lah suatu kerja yang mudah. Namum demikian, meskipun proses menggambar pcb, mencelup, soldir komponen sampai testing produk akhir bisa memakan beberapa semester, hasil kerja dalam bentuk volt meter bukan lah suatu produk yang cukup berharga dibanding waktu yang terbuang oleh mahasiswa tahun terakhir. Pekerjaan ini akan menjadi bermanfaat apabila disertai penelitian jenis-jenis opamp dan ADC yang cocok digunakan untuk pembuatan aplikasi volt meter tersebut dengan melihat watal linearitas hasil pengukuran dengan meter yang dibuat tersebut.

Contoh lain, saya pernah membimbing mahasiswa D3 elins untuk membuat detektor kelembaban tanah untuk kepentingan peringatan waktu penyiraman. Alat dibangun dengan merangkai resistor, transistor, dan led masing-masing satu buah. Hasil akhir mendapat nilai A karena perancangan alat yang antar lain memuat penentuan nilai resistor dilakukan dengan dasar penelitian sifat fisika (resistansi) kelembaban tanah. Kompleksitas alat tidak menjadi faktor penentu kualitas kerja tugas akhir.

Proposal

Tidak semua program studi mempersyaratkan penulisan proposal. Meskipun tidak dipersyaratkan, saya sarankan siswa membuat proposal kerja tugas akhir. Dengan proposal yang telah disepakati dosen pembimbing, kerja siswa bisa terfokus pada tujuan akhir yang telah dirumuskan dalam dokumen tersebut. Proposal dapat dipandang sebagai kontrak kerja mahasiswa bersama dosen pembimbingnya sebagai alat penentu kapan kerja tugas akhir berakhir. Disamping itu, proposal merupakan modal awal penyusunan naskah tugas akhir karena sudah mengandungi sebagian besar dari bab 1 dan bab 3 serta bab selanjutnya yang emuat informasi mengenai metodologi yang diterapkan pada kerja yang bersangkutan.

Latar belakang hendaklah sejujur mungkin diisi dengan alasan pemilihan topik. Karena alasan mudah, permintaan dosen, dan semacam itu tidak layak ditampilkan, sebaiknya kita memang harus kerja keras untuk mendapatkan topik yang benar-benar menarik perhatian kita minimal dari satu sisi yang bisa kita jelaskan.

Istilah studi pustaka di naskah tugas akhir menurut saya menyesatkan. Bayak saya jumpai mahasiswa yang tidak memahami perbedannya dengan dasar teori. Dalam bahasa Inggris, posisi studi pustaka disebut dengan Related Works . Untuk mengisi porsi ini, cari laporan karya penelitian terdahulu dengan topik serupa untuk disarikan capaian dan kekurangannya. Belakangan disarankan, saya setuju, untuk memasukkan karya-karya tugas akhir terdalulu (kakak kelas) sebegai bagian dari pembahasan studi pustaka. Dengan demikian selain memudahkan menghindari duplikasi pekerjaan juga memberi peluang untuk melakukan pekerjaan yang merupakan peningkatan dari yang pernah dilakukan. Dari studi pustaka ini lah, topik tugas akhir dapat dirumuskan menjadi satu kalimat hipotesa.

Topik

Mencari topik gampang-gampang susah, hmmm... yang benar memang susah. Pada bidang yang bersinggungan dengan pekerjaan akademik saya membuka peluang untuk menyusun tugas akhir jalur penelitian atau jalur perancangan dan implementasi. Secara umum formula topik bisa dirumuskan dalam bentuk studi kasus:

Pengaruh X pada Y untuk Z

atau studi perbandingan:

Kinerja X dibanding Y untuk Z

Kata-kata untuk X, Y, dan Z bisa dicari dari percabangan makna di bawah. Misalnya dengan kata-kata pilihan di bawah kita bisa menyusun topik:

Pengaruh ukuran LDR pada sistem saklar lampu otomatis untuk penerangan jalan.

Atau

Kinerja LDR dibanding fototransistor untuk aplikasi detektor maling

Terakhir, terjemahkan kata-kata topik ke dalam bahasa inggris dan masukkan ke Google search engine. Tambahkan kata-kata kunci tambahan untuk mendapatkan golongan file tertentu seperti pdf, tutorial, bahkan kalau perlu bisa saja kita tambahkan delphi dan/atau visual basic .

Selamat menikmati. Coba teman-teman yang membaca artikel ini, mengirimkan rangkaian topik dengan cara seperti contoh melalui komentar di artikel ini.

Berikut ini adalah kerangka yang sedianya saya pakai melengkai artikel ini tetapi capek juga menulisnya. Saat ini sedang cari teman untuk melengkapi elemen-elemen berikut dengan satu dua paragraph dengan harapan kelak menjadi sebuah buku panduan pelaksanaan tugas akhir bidang teknologi informasi dan komunikasi.

Tugas Akhir


Cukup lah bisa dikatakan sebagai pendusta, seseorang yang mengatakan semua yang didengarnya (h.r. Muslim)

Kirim Komentar

Nama:
Website:

Ketik 5F80 di
  • 1. ayu hidayati

    assalamu'alaikum, pak.
    perkenalkan saya ayu, saya dari jurusan fisika peminatan instrumen/ fisiMedik. saya mau tugas akhir tapi saya bingung mencari judulnya. kira-kira bapak punya ide buat judul skripsi?

    14-09-17 10:19