Terserah Rakyat Yogyakarta

Bambang Nurcahyo Prastowo

Tenaga Pendidik di Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika FMIPA UGM

Mail: prastowo@ugm.ac.id * Web: http://prastowo.staff.ugm.ac.id
Mobile: +62 811-2514-837 * CV singkat

Terserah Rakyat Yogyakarta

Date: 04-12-10 10:11
Ada-ada saja. Ketika diusulkan referendum untuk penentuan gubernur Yogyakarta melalui penetapan atau pemilihan, ingatan orang kembali ke referendum Timor Timur untuk menentukan pilihan merdeka atau integrasi dengan Indonesia. Ide Yogyakarta merdeka memunculkan berbagai kreativitas seniman internet untuk membuat passport, airlines, mata uang dan sebagainya. Saya temukan koleksi gambarnya di http://www.rachmatfebrianto.com/2010/12/jogja-memang-istimewa.html.

Kakek saya almarhum, saya menyebutnya pak Ageng, adalah abdi dalem yang setia. Dengan kesetiaan sowan keraton seminggu sekali, beliau selalu \"naik pangkat\" secara berkala dari Raden, Raden Rio, Kangjeng Raden Tumenggung, dan terakhir KRT Sepuh. Sebagai abdi dalem yang setia, beliau selalu ikut apa kata Sultan. Awalnya Pak Ageng adalah simpatisan PNI. Saat melihat Sultan kampanye Golkar, tanpa banyak diskusi, beliau langsung menyatakan diri simpatisan Golkar. Dari Pak Ageng saya memahami bahwa bagi rakyat Yogyakarta, Sultan adalah panutan.

Beban panutan sangatlah berat. Produk rokok \"Kraton Dalem\" dengan slogan \"selera panutan\" menumbuhkan suasana hati kurang nyaman bagi saya yang meyakini haramnya periaku merokok. Yang lebih menyulitkan lagi saat ini adalah sikap Sultan yang memberi jawaban \"tanyakan pada rakyat Yogyakarta\" ketika beliau diminta pendapat tentang proses penentuan gubernur Yogyakarta. Yang ditunggu rakyat Yogya adalah kepastian apa yang dikehendaki Sultan.

Dalam pemahaman saya, bila Pak Ageng masih hidup, saat ditanya tentang sistem penentuan gurbernur Yogyakarta, beliau akan menjawab \"Manut Ngarsa Dalem.\" Sebagai warga Yogyakarta dan cucu Pak Ageng, untuk masalah penentuan gubernur Yogyakarta, saya sendiri manut ngarsa dalem. Monggo pak Sultan.

Cukup lah bisa dikatakan sebagai pendusta, seseorang yang mengatakan semua yang didengarnya (h.r. Muslim)

Kirim Komentar

Nama:
Website:

Ketik 252B di
  • 2. home design

    siap dukungjogja istimewa..

    01-08-11 11:19
  • 1. Eko SW

    sami pak.

    Nderek...

    30-12-10 05:43