Indikator bukan lah Target Perjuangan

Bambang Nurcahyo Prastowo

Tenaga Pendidik di Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika FMIPA UGM

Mail: prastowo@ugm.ac.id * Web: http://prastowo.staff.ugm.ac.id
Mobile: +62 811-2514-837 * CV singkat

Indikator bukan lah Target Perjuangan

Date: 02-02-18 01:00
Sebagai dosen saya mengusahakan banyak hal baik pada skala pribadi seperti naik pangkat dan jabatan (wah ini yang sepertinya tidak serius) dan angka tinggi di penilaian pegawai, maupun kepentingan kampus seperti akreditasi A, posisi tinggi di berbagai sistem pemeringkatan, serta serapan anggaran maksimal.

Ada kawan se departemen mengingatkan kalau di Quran surah An-Najm ayat 39 Allah berfirman
وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَىٰ
yang artinya kurang lebih "..dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya,"

Saya mencoba memaknai, jangan sampai pangkat, jabatan, nilai pegawai, akreditasi, ranking dan serapan anggaran yang hakekatanya adalah cerminan saja dari perjuangan yang sesungguhnya dijadikan tujuan utama yang diperjuangkan. Kalau kita memperjuangkan pangkat semata maka pangkat saja lah yang boleh jadi bisa tercapai. Kalau kita mengejar akreditasi A semata maka akreditasi A saja lah yang mungkin bisa tercapai. Kalau kita mengejar serapan anggaran maka serapan anggaran itu sajalah yang mungkin bisa tercapai.

Manusia diciptakan untuk mengabdi pada Allah dengan mewujudkan misi khalifatullah fil ardh, menjadikan dunia (sedikit) lebih baik untuk dihuni segenap mahluqNya. Dalam konteks perjuangan kampus: misi utamanya adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan kesejahteraan umum serta ikut menjaga perdamian dunia termasuk keamanan sisi cyber-nya. Indikator dalam bentuk akreditasi, peringkat, status bertaraf internasional, dan lain lain insya Allah akan menyesuaikan dengan sendirinya.

Cukup lah bisa dikatakan sebagai pendusta, seseorang yang mengatakan semua yang didengarnya (h.r. Muslim)

Kirim Komentar

Nama:
Website:

Ketik 80E3 di