Pengaruh Listrik pada Implementasi e-Government

Bambang Nurcahyo Prastowo

Tenaga Pendidik di Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika FMIPA UGM

Mail: prastowo@ugm.ac.id * Web: http://prastowo.staff.ugm.ac.id
Mobile: +62 811-2514-837 * CV singkat

Pengaruh Listrik pada Implementasi e-Government

Date: 30-06-08 03:31
Dari suatu majalah TIK, saya mendapat sederet pertanyaan tentang pengaruh pasokan listrik pada implementasi e-Government. Berikut ini saya postingkan jawaban yang saya berikan dengan sedikit perubahan/tambahan.

a)Pemadaman Listrik
Untuk tempat kerjan harian tidak masalah karena ada backup ups dan genset. Menurut hemat saya, adanya pemadaman listrik yang sering tidak terjadwal ini memberi kesempatan pada teman-teman pengelola teknologi informasi dan komunikasi untuk benar-benar menerapkan/mengujicoba sistem keamanan dan pengamanan data dari sisi pasokan sumber daya listrik. Tanpa ulah PLN ini, kita terbuai untuk melalaikan pengamanan pasokan listrik.

b)Ketidaklancaran pasokan listrik
Perencanaan sistem teknologi informasi kedepan harus menempatkan perencanaan kelistrikan pada prioritas yang tinggi. Di beberapa perencanaan implementasi TIK saya sudah mulai menempatkan pemakaian listrik pada prioritas atas. Karena itu low power server dan network switching/routing sudah harus masuk dalam RKS semua pengadaan peralatan TIK. Saat ini sudah dimungkinkan membeli peralatan dengan power rendah. Sehingga tidak sulit untuk mengadakan UPS dengan waktu hidup lebih dari 6 jam.

c)Tindakan Mengatasi Masalah Listrik
Karena ketidak stabilan PLN merupakan faktor eksternal yang tidak bisa kita (petugas TIK) kontrol, maka kita sendiri yang harus menyesuaikan diri seperti orang-orang jepang menyesuaikan diri dengan kondisi wilayah gempa. Dengan semakin murahnya harga laptop/notebook, sudah waktunya kita beranikan untuk tidak lagi membeli desktop. Langkah paling masuk akal adalah membuat sendiri persiapan pasokan listrik dengan genset. Tentu saja langkah ini bisa dikatakan konyol di era mahalnya harga dan sulitnya mendapatkan pasokan bahan bakar minyak solar.

d)Peran Listrik
Huruf e di e-Government adalah singkatan dari elektronik yang berarti listrik. Tidak ada listrik, tidak ada e-Government.

e)Harapan ke depan
Di satu sisi, saya berharap PLN bisa lebih efisien dalam beroperasi sehingga permasalahan yang berhubungan dengan ketidakstabilan pasokan listrik bisa dihilangkan. Di sisi lain, saya juga berharap situasi yang kita hadapi sekarang bisa memacu banyak perusahaan untuk bisa memproduksi lebih banyak barang-barang elektronik hemat energi dengan kualitas yang semakin baik. Kebijakan pemerintah membiarkan pertumbuhan mall-mall konsumtif dan baliho-baliho iklan jalanan yang menyerap energi listrik dengan kuota seakan tanpa batas perlu ditinjau ulang.


Cukup lah bisa dikatakan sebagai pendusta, seseorang yang mengatakan semua yang didengarnya (h.r. Muslim)

Kirim Komentar

Nama:
Website:

Ketik EDF7 di
  • 1. zainal

    saya selaku orang awam yang suka dengan teknologi sangat mendukung pemdapat dan harapan bapak Bambang Nurcahyo Prastowo sekarang harus pemerintah memeberi perhatian kepada sektor yang banyak membuang energi listrik

    11-11-08 09:19