Buah Matoa

Bambang Nurcahyo Prastowo

Tenaga Pendidik di Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika FMIPA UGM

Mail: prastowo@ugm.ac.id * Web: http://prastowo.staff.ugm.ac.id
Mobile: +62 811-2514-837 * CV singkat

Buah Matoa

Date: 05-09-08 04:17
Di halaman tempat tinggal saya ada pohon matoa. Konon pohon ini berasal dari Papua. Sebenarnya sudah beberapa musim pohon ini berbuah, tetapi baru kali ini saya bisa memanen sampai sekitar 10 kg. Dulu pernah saya beli di supermarket tetapi yang petik sendiri ternyata jauh lebih manis. Cari-cari di Internet, saya menemukan banyak artikel koran yang membahasnya. Banyak yang menuji-muji kelezatannya, saya setuju. Tapi menurut lidah saya sendiri tidak jauh lebih istimewa dari kelengkeng dengan kualitas baik. Tidak salah sih kalau ada yang bilang seperti kelengkeng rasa duren. Foto-foto ini saya ambil dari buah petikan halaman sendiri.

Kalau ingin kelezatan sempurna, tunggu sampai kulit buah berwarna kemerahan. Kalau takut keduluan dipanen orang lewat, yang masih hijaupun sudah lezat asal ukurannya sudah melebihi dua butir kelereng.

Pohon matoa yang yang tumbuh di halaman tempat tinggal sayasaya cenderung tumbuh menjulang tinggi. Sayangnya batang matoa sangat getas (mudah patah), jangan coba-coba memanjat batang dengan diameter dibawah 20 cm. ada saat panen kemarin, banyak batang patah karena ditarik pada bagian yang ada buahnya.

Pada daerah yang terkena sinar matahari, buah bisa tumbuh besar sampai memerah kulitnya. Ini yang paling top kualitasnya. Untuk daerah yang kurang kena sinar matahari, saya tidak tahu kenapa, saat buah tumbuh membesar, kulitnya retak, terlihat sedikit isinya. Sayang yang retak-retak ini langsung disantap sebelum sempat mengambil fotonya. Yang jelas, kita tidak harus menunggu buah kelihatan matang. Asal ukurannya sudah OK, isinya sudah bisa dimakan.


Cukup lah bisa dikatakan sebagai pendusta, seseorang yang mengatakan semua yang didengarnya (h.r. Muslim)

Kirim Komentar

Nama:
Website:

Ketik 7FD3 di
  • 34. chusnul l

    rasanya ok bgt tp harganya jg wow

    12-09-12 12:26
  • 33. azlan syah

    aq udah pernah nyoba rasanya muaniiiisss.
    kunjungi jga blog q gan

    10-08-12 08:01
  • 32. jasa tebang pohon

    saya carmin, tolong jawaban di email ke :
    indahyulianti21@yahoo.co.id
    Terima kasih pak Prastowo

    10-03-12 10:44
  • 31. jasa tebang pohon

    pak, saya carmin, hari minggu tanggal 18 maret saya mo tebang pohon matoa di Jakarta. kira2 batang dan daunnya bermanfaat untuk apa ya pak? kbetulan baru kali ini saya menebang pohon matoa. buahnya sudah ada . thanks infonya

    10-03-12 05:29
  • 30. zazar

    rasanya OK banget ....lengkeng + rambutan + durian = matoa

    23-02-12 07:52
  • 29. bunda

    saya kecil dulu tinggal di Manokwari, jd saat lihat gambar buah ini ingat ms kecil makan matoa matang yg memang mirip buah leci. Matoa juga disebut leci Fiji. di Farmers market Epicentrum ada, dan mahal

    23-09-11 02:42
  • 28. Miftah

    saya baru merasakan lezatnya buah matoa, saya punya 24 batang pohon matoa yang berbuah 3 batang sekarang buahnya udah matang, yang lainnya sekarang sedang berbunga

    12-09-11 09:56
  • 27. Beatha

    pohon matoa sy berwarna hijau buahnya,tetapi sdh bisa dimakan dan manis rasanya,apakah itu jenis matoa hijau?

    03-09-11 08:07
  • 26. prastowo

    Bibit? Wah... gak kepikiran. OK, lain kali saya akan coba tumbuhkan bijinya. Selama ini langsung buang saja.

    29-07-11 07:08
  • 25. evi riyanti

    wah,boleh minta bibitnya ga pak?

    28-07-11 05:44
  • 24. prastowo

    Hmmm, saya tidak tahu perilaku buah ini. Ternyata pada tahun-tahun berikutnya saya tidak lagi melihat buah yang banyak Saya tidak tahu faktor apa yang menyebabkan waktu itu bisa panen berkilo-kilo.

    Kalau lihat ada yang jual, beli saja. Selain mencicipi rasanya bisa ambil bijinya untuk ditanam.

    25-05-11 03:16
  • 23. faiz

    Oke juga buah matoa ini. Saya baru liat di Bandung pohon sama buahnya. Tapi belum pernah merasakan makan buahnya... Aneh. Jadi penasaran.... Saya di daerah pantura (Brebes) ngga pernah nemuin buah ini. Bisa ngga yah buah ini dibudidayakan di daerah pantura?

    25-05-11 03:04
  • 22. ensin

    Saya tanam pohon matoa dari biji dan sekarang sedang berbuah tapi masih hijau, saya jadi penasaran ingin tahu rasanya, saya ada dikota malang

    09-02-11 09:33
  • 21. Ina

    Waduh...pnasaran rasa buahnya aq....dmna cra dpetinya ya.....di jatim g pnah nemuin buah itu

    13-10-10 08:24
  • 20. senadi

    Pras aku senadi piye kabare aku tertarik pada buah matoa kira2 kamu punya jurnal penelitian tentang matoa?. kalau ditanam di bandung bagiamana? bisa ngak?. Kalau dibandingkan dengan yang dipapua mana yang lebih baik? sori pras pertanyaan banyak. Salam untuk istri dan kekuarga.

    21-03-10 09:20
  • 19. adeq

    mmh,,saya pernah makan buah ini dan ini salah satu buah favourite saya...dan saya ingin mencoba nya lagi...

    21-11-09 12:01
  • 18. Miftah

    Halo penggemar buah matoa semua,
    Saya pernah baca di internet tentang keistimewaan buah matoa sehingga saya tertarik untuk menanamnya meskipun saya belum pernah makan buahnya.
    Enam bulan yang lalu saya menanam 26 batang pohon matoa diatas dua petak sawah tadah hujan(dataran rendah)
    Saya mohon bantuan rekan-rekan "bagaimana cara perawatannya supaya matoa saya tumbuh dan berbuah maksimal" ?

    09-11-09 03:53
  • 17. faizal

    Hmm..sekali dulu waktu masih SMP makan buah matoa, itu juga diberi teman saya

    07-04-09 04:06
  • 16. Prastowo

    Saya menemukan si Superindo saat sedang musim dulu.

    19-03-09 02:15
  • 15. ryan

    Pak,kalo dijual di supermarket biasanya dimana???/

    18-03-09 01:54
  • 14. Bambang Prastowo

    Saya sendiri juga belum pernah menemukan informasi tentang penelitian ilmiah tentang buah ini. Yang ada hanya informasi mengenai nilai ekonomi yang muncul di beberapa situs berita. Selamat meneliti.

    03-12-08 11:25
  • 13. surya

    pak, saya ada rencana melakukan penelitian ttg tanaman matoa, apa bapak bisa memberikan saya latar belakang tananaman tersebut dan penelitian yang sudah dilakukan, soalnya saya cari di internet masih sangat terbatas. trims (surya_pm08@yahoo.com)

    03-12-08 11:20
  • 12. kiss

    booo

    16-11-08 03:10
  • 11. kiss

    booo

    16-11-08 03:09
  • 10. hanifatul mafazah

    matoa dapat tumbuh dimana saja lho, di tempat nenekQ,kulonprogo adapohonya juga.Sebenernya matoa bisa jadi salah satu maskot pariwisata papua, yang dapat narik turis asing,sayangnya hingga kini pemerintah belum terlalu berpihak pada matoa,sayang seribu sayang

    16-11-08 03:09
  • 9. kiss

    booo

    16-11-08 03:09
  • 8. hanifatul mafazah

    matoa dapat tumbuh dimana saja lho, di tempat nenekQ,kulonprogo adapohonya juga.Sebenernya matoa bisa jadi salah satu maskot pariwisata papua, yang dapat narik turis asing,sayangnya hingga kini pemerintah belum terlalu berpihak pada matoa,sayang seribu sayang

    16-11-08 03:04
  • 7. kiss

    booo

    16-11-08 03:00
  • 6. prastowo

    Saya yakin tidak ada hubungannya. Tapi ya perlu dilakukan penelitian apakah makan buah matoa menurunkan kekebalan kita pada penyakit malaria. Dugaan saya, masih tingginya prosentase luas hutan memegang peran penting pada penyebaran penyakit malaria. Coba cek ke internet, mungkin memang sudah ada penelitian tentang halini.

    20-10-08 11:55
  • 5. m nasir

    PaK, Dulu kalo diojayapura saat masih kecil sampe STM disana pasm usim matoa adalah musimnya icip2 ada matoa kelapa, ada matoa genyem..wuih uenak tenan pak... btw di jayapura harus hati2 kebanyakan bisa kena malaria. hehehe serius pak..bisa temukan hubungannya pak ? antara banyak makan matoa ama kena malaria..saya kena berkali kali karena suka makan buah ini )

    20-10-08 11:13
  • 4. efendi

    enaaak tenan ,saya beli di pameran perkg 15.000 rupaih

    08-10-08 11:01
  • 3. hanan

    wah memang mantap rasanya
    jadi inget, di depan rumah dulu ada pohon matoa, yang selalu jadi bahan rebutan kalo musim berbuah..

    26-09-08 03:19
  • 2. siti

    saya belum pernah merasakannya, lihat buahnya juga di foto ini. Kapan-kapan kalau ke kantor bawa dunk pak saya pingin merasakan....he..he..he...

    10-09-08 08:09
  • 1. Eko SW

    saya kalau ingat buah, pasti ingat surga pak. asosiasi surga kan selalu dengan buah2 yg ranum, mudah dipetik dan lezat tak terkira. coba deh kita pikir : buah itu.. indah dan ... duh susah jelasinnya, maksudnya, gimana cara menciptakannya sih?? ya ndak Pak??? Allahu akbar...

    09-09-08 11:57