Selamat Idul Fitri bertubi-tubi

Bambang Nurcahyo Prastowo

Tenaga Pendidik di Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika FMIPA UGM

Mail: prastowo@ugm.ac.id * Web: http://prastowo.staff.ugm.ac.id
Mobile: +62 811-2514-837 * CV singkat

Selamat Idul Fitri bertubi-tubi

Date: 21-09-09 07:29
Telah kita rasakah manfaat teknologi informasi dalam menggalang silaturahmi secara luas baik dalam pengertian jangkauan lokasi maupun lingkar persaudaraan/persahabatan. Namun demikian, saat ini pemakaian teknologi untuk bersilaturahmi telah mencapai titik jenuh di mana kehangatan sapaan pesan elektronik menghilang seiring dengan kemudahan copy paste, edit forward dan email/SMS broadcast. Pesan "selamat Idul Fitri mohon maaf lahir batin" bisa kita terima dari orang yang sama berkali-kali di saat yang hampir bersamaan. Tidak jarang karena ketidaktelitian phone book, kita bisa terima lebih dari satu pesan dari orang yang sama. Selain itu dia bisa juga kirim lewat lebih dari satu social networking sistem (seperti FB dsb); email, mailing-list, sistem komunikasi perkantoran, dll.

Pesan terduplikasi kemana-mana dari orang yang sama mengindikasikan yang bersangkutan tidak lagi bisa menggunakan teknologi untuk komunikasi silaturahmi dari hati. Semua terkirim otomatis begitu saja bahkan bisa jadi telah dimasukkan dalam agenda di sistem operasi komputer. Pengiriman pesan dengan cara seperti itu akan sia-sia karena si penerimapun akan memperlakukan pesan-pesan itu bak pesan sampah untuk dihapus secara otomatis pula. Selain sia-sia, mengirimkan banyak pesan dengan isi yang sama ke orang yang sama pada hakekatnya merupakan perbuatan dzalim karena telah mencuri waktu orang lain untuk memperhatikan hal yang tidak harus dia perhatikan.

Tidak ada salahnya mendorong pemakaian teknologi sampai pada batasnya untuk menyampaikan pesan universal. Namun demikian, bila memang belum mampu mengusahakan ketemu langsung, kita bisa mngirimkan pesan elektronik yang hangat dengan untaian kata yang tulus, yang spesial ditulis untuk masing-masing saudara/sahabatagar terjaga kehangatan silaturahmi yang sesungguhnya.


Cukup lah bisa dikatakan sebagai pendusta, seseorang yang mengatakan semua yang didengarnya (h.r. Muslim)

Kirim Komentar

Nama:
Website:

Ketik AEFC di
  • 3. deMuji

    Saya lebih suka sentuhan personal, tak usahakan buat satu2 kebetulan HP ngga support kirim > 1 klo ngga sanggup tak jamak dgn mencantumkan statusnya dijamak via media yg support jamak.

    16-10-10 08:08
  • 2. Prastowo

    Justru pesan dari program ini yang saya pertanyakan. Kita bahkan tidak tahu kepada siapa saja pesan lebaran itu dikirimkan. Ekstrim dari situasi ini digambarkan di film "Surrogate" dimana orang mengirimkan robot yang mirip dirinya sebagai wakil. Kelak, untuk mudik kita cukup kirim robot saja sehingga kalau terjadi kecelakaan di jalan tidak masalah.

    04-10-09 02:57
  • 1. eko sw

    atau, kita buatin program yg akan mengacak dari daftar sms maaf lahir bathin, sehingga tiap orang akan menerima yg berbeda2. kalau mau lebih bagus, kita yg buat sendiri daftar sms tersebut. tapi pragmatisnya, ... ambil dari template

    04-10-09 01:59