Native HTML5 Apps?

Bambang Nurcahyo Prastowo

Tenaga Pendidik di Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika FMIPA UGM

Mail: prastowo@ugm.ac.id * Web: http://prastowo.staff.ugm.ac.id
Mobile: +62 811-2514-837 * CV singkat

Native HTML5 Apps?

Date: 18-09-17 01:05

Pada mulanya web dirancang sebagai sarana publikasi informasi dengan format data berbasis hypertext markup language (HTML). Perkembangan bahasa pemrograman pembuat dokumen HTML di server web, salah satunya yang terkenal adalah PHP, serta bahasa pemrograman di web browser, JavaScript, mendorong banyak sistem informasi di Internet dikembangkan dengan teknologi web.

Melonjaknya jumlah pemilik smart mobile phone memaksa orang untuk menyediakan aplikasi sistem informasi versi yang nyaman digunakan di mobile device. Meskipun web browser di mobille device sekarang memiliki kemampuan komputasi dengan kapasitas jaringan komunikasi data mendekati PC, namun sifat khas mobile device mengharuskan kita membuat rancangan sistem informasi tersendiri untuk perangkat-perangkat mobile.

Sifat khas mobile device yang membedakannya dengan PC adalah:

  1. Orientasi penggunaan lebih banyak pada posisi potrait.
  2. Ukuran fisik layar kurang lebih 1/8 layar PC.
  3. Kapasita storage lokal di bawah 1/10 storage local PC.
  4. Status perangkat selalu on, sambung Internet 24jam/hari.
  5. Lokasi fisik selalu berdekatan/melekat pada pemiliknya.

Sifat-sifat di atas bisa dikatakan sebagai kelebihan yang harus dimaksimalkan pemanfaatannya dan sekaligus kekuarangan yang harus diatasi.

Ada banyak trik dikembangkan para programmer untuk mengatasi sifat khas mobile device serta banyaknya variasi dari sifat-sifat itu untuk mengembangkan sistem informasi. Kita bisa manfaatkan program-program yang dibuat khusus untuk mengadaptasikan pesan luaran sistem informasi dengan berbagai ukuran layar mobile device secara otomatis. Orang menyebutnya antar muka yang responsif. Dengan tampilan responsif, diharapkan sekali tulis, program bisa dijalan di semua piranti smart gadget yang pada umumnya telah dilengkapi dengan web browser.

Dalam banyak situasi, syarat responsif mengakibatkan pemrograman menjadi sangat rumit sehingga kebanyakan perusahaan memilih mengambil langkah mengambangkan sistem informasi dalam bentuk aplikasi natif di mobile device. Mereka membuat user interface terpisah untuk masing-masing tipe piranti. Meskipun pekerjaan menjadi banyak namun dalam perancangan masing-masing aplikasi tidak ada beban membayangkan bagaimana akan tampil di device tipe lain. Selain itu, natif aplikasi diuntungkan oleh kedekatannya pada sistem operasi sehingga program bisa menjadi ringkas termasuk memasukkan fitur notifikasinya. Untuk menggunakan fitur notifikasi, aplikasi web tradisionil harus dibungkus dengan tambahan modul natif.

Akses berbagai komponen natif dan sistem notifikasi dimasukkan dalam rancangan HTML gerenesi ke 5 atau sering disebut HTML5. Perangkat komputer desktop maupun smartphone baru pada umumnya telah dilengkap web browser yang dapat menginterpretasikan dokumen dengan kode-kode HTML5. Selain implementasi layanan notifikasi, pada HTML5 telah dimasukkan komponen-komponen javascript untuk penanganan data multimedia (suara, gambar, dan movie) serta transfer berkas dokumen kerja pada umumnya. Dengan adanya implementasi web browser generasi HTML5, apakah impian menulis program sistem informasi berbasis web bisa terwujud dalam pengertian produknya bisa diterima masyarakat?

Pertama, apa itu HTML5? Teman-teman mestinya belakangan ini sering mendapat tawaran kiriman notifikasi dari suatu web server. Push notification adalah salah satu buah kemudahan yang disediakan HTML5 melalui API web worker JavaScrpt. Singkat cerita, dengan komponen-komponen mobile seperti media player dll termasuk javascript background process web worker diharapkan kita bisa mendapatkan lingkungan pemrograman dengan fleksifibilitas selevel dengan aplikasi natif meskipun masih dalam lingkung web browser.

Bagaimana dengan perkembangan persaingan HTML5 dengan lingkungan pemrograman native applications? Pada dasarnya pengguna lah yang akan menentukan. Bagaimana sikap teman-teman ketika, semisal web cnn.com menawarkan program aplikasi dari playstore/appstore serta menawarkan mengirimkan pesan push notification? Mana yang cenderung lebih diterima? Install aplikasi khusus atau terima notifikasi melalui web page biasa?


Cukup lah bisa dikatakan sebagai pendusta, seseorang yang mengatakan semua yang didengarnya (h.r. Muslim)

Kirim Komentar

Nama:
Website:

Ketik 9FD3 di