Visi dan Misi Pribadi menuju Profesional di bidang ICT

Bambang Nurcahyo Prastowo

Tenaga Pendidik di Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika FMIPA UGM

Mail: prastowo@ugm.ac.id * Web: http://prastowo.staff.ugm.ac.id
Mobile: +62 811-2514-837 * CV singkat

Visi dan Misi Pribadi menuju Profesional di bidang ICT

Date: 09-10-11 06:17
Minggu lalu Atikah, anak saya yang di SMP 6 Yk diminta teman-teman kelasnya untuk mendaftarkan diri sebagai pengurus OSIS. Ternyata menjadi pengurus OSIS sekarang juga perlu menjalani fit and proper test berjenjang. Salah satu materi tesnya adalah pidato menyampaikan visi dan misi. Saat ditanya, saya tidak bisa langsung menjawab. Ini visi/misi pribadi atau visi/misi untuk mendasari aktivitas OSIS? Atikah ragu, tapi dia memilih opsi visi/misi dia sendiri sebagai siswa SMP. Setelah berdiskusi sebentar, dia balik ke kamarnya untuk mencoba menulis sesuatu. Beberapa saat kemudian datang lagi membaca secarik kertas yang berisi tulisan butir-butir misi. Saya bilang itu sudah bagus, tinggal dicoba saja kalau dipidatokan memerlukan waktu berapa menit. Sesuaikan dengan waktu yang disediakan panitia seleksi.

Merenungi diskusi dengan Atikah, saya sendiri memikirkan sebenarnya seperti apa rumusan visi/misi pribadi yang mendasari semua kegiatan profesional yang saya jalani selama ini? Saat mengisi diskripsi diri portofolio sertifikasi dosen dulu ada beberapa butir yang sepertinya diarahkan untuk diisi dengan visi dan misi peserta sebagai dosen. Saya tidak ingat persis wording yang saya tuliskan waktu itu. Berikut ini saya coba lagi merumuskan visi/misi profesionalitas pribadi versi yang tentu saja mengikuti perkembangan pemikiran sampai saat saya menulis ini.

Saat ini saya menjali aktivitas mendukung 3 butir rumusan misi yang saling melengkapi (ortogonal satu sama lain):

1. Indonesia Go OpenSource (IGOS). Seluruh langkah profesional saya yang sangat boleh jadi tidak profesional (termasuk dalam kegiatan meriset iPad, MacOS, Sistem Operasi Windows, produk Oracle dll) selalu saya arahkan untuk kepentingan dukungan pada program IGOS.

2. PaperLess Office. Seluruh langkah profesional saya selalu saya arahkan untuk penelitian dan pengembangan sistem yang mendukung kepentingan pengurangan penggunaan kertas di lingkungan kerja.

3. Nasionalisasi Layanan Cloud Computing (software as service). Seluruh langkah profesional saya selalu saya arahkan untuk mengajak teman-teman IT di Indonesia untuk mengembangkan dan menggunakan server-server cloud nasional. Server-server asing hanya digunakan untuk keperluan komunikasi dengan mitra asing saja.

Kegiatan mengusung 3 misi ini masih sangat luas tantangannya mengingat realita kesemuanya masih jauh dari visi yang diimpikan (Indonesia yang mandiri dan berdaya saing tinggi di bidang ICT). Saya senang karena dengan rumusan visi dan misi itu saya bisa menjadi sibuk setiap saat dengan atau tanpa kerjasama dengan pihak lain.


Cukup lah bisa dikatakan sebagai pendusta, seseorang yang mengatakan semua yang didengarnya (h.r. Muslim)

Kirim Komentar

Nama:
Website:

Ketik BDD6 di