Nomor Induk Kependudukan Indonesia

Bambang Nurcahyo Prastowo

Tenaga Pendidik di Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika FMIPA UGM

Mail: prastowo@ugm.ac.id * Web: http://prastowo.staff.ugm.ac.id
Mobile: +62 811-2514-837 * CV singkat

Nomor Induk Kependudukan Indonesia

Date: 20-09-17 08:13
Pernahkan memperhatikan nomor induk kependudukan (NIK) di ktp/kk kita? Nomor ktp saya 3471011102610001. Enam digit pertama adalah kode daerah pertamakali nomor itu diterbitkan, enam digit kedua bersesuaian dengan tanggal lahir pemilik nomor, sisanya angka urut untuk membedakan mereka yang lahir di daerah yang sama pada tanggal yang sama pula. Untuk yang berjenis kelamin perempuan, pada 2 digit angka tanggal lahir ditambahkan nilai 40.

Ide dasarnya, NIK melekat pada warga negara Indonesia mulai diterbitkan (saat kelahiran atau naturalisasi yang bersangkutan dicatatatkan ke sistem kependudukan) sampai selamanya. Tidak perlu menerbitkan nomor baru untuk orang yang sama meskipun yang bersangkutan pindah domisili atau terjadi pemekaran wilayah yang mengakibatkan ada perubahan kode wilayah domisili tertentu.

Saat ini ada sekitar 260 juta penduduk Indonesia, seharusnya semua sudah punya NIK. Ada sekitar 180 juta penduduk usia wajib punya KTP-el. Sebagian besar telah menjalani proses perekaman biometrik, tinggal 6 juta lagi yang belum terdata biometriknya. Belum semua yang telah menjalani perekaman, sudah kebagian kartunya. Yang perlu dipikirkan, bagaimana agar sisi elektronik dari KTP kita bisa dimanfaatkan lebih dari sekedar keperluan pendataan di kantor kependudukan saja.

Cukup lah bisa dikatakan sebagai pendusta, seseorang yang mengatakan semua yang didengarnya (h.r. Muslim)

Kirim Komentar

Nama:
Website:

Ketik 8F79 di