Merawat Akuarium

Bambang Nurcahyo Prastowo

Tenaga Pendidik di Jurusan Ilmu Komputer dan Elektronika FMIPA UGM

Mail: prastowo@ugm.ac.id * Web: http://prastowo.staff.ugm.ac.id * Mobile: +62 811-2514-837 * CV singkat

Merawat Akuarium

Date: 16-08-07 07:30

Setiap kali anak-anak menuntut untuk memelihara binatang saya selalu tolak dengan cara meminta mereka berjanji untuk bertanggung jawab. Seberapa pun kuatnya keinginan memelihara binatang, syarat janji kesediaan merawat tetap saja memang karena terlalu berat buat mereka (yang boleh dibilang banyak unsur malasnya). Berhubung sayang anak, akhirnya terlaksana juga memiliki binatang peliharaan. Dengan pertimbangan minimalisasi pemeliharaan, pilihan jatuh ke ikan.

Akuarium terbeli lengkap dengan dekorasi dasar pasir hitam, pasir putih, batu-batu, dan 2 macam tanaman air. Untuk menimbulkan sirkulasi air yang penting untuk memasukkan oksigen, digunakan pompa kecil yang bisa direndam; bagus sekali teknologi pompa ini karena mampu memutar tanpa menimbulkan suara berisik. Selain memberi kesempatan air menangkap oksigen dari permukaan, sirkulasi ini nampaknya disukai ikan. Selain itu, arah sirkulasi yang sejajar kaca depan akuarium membuat ikan selalu dalam posisi tampak samping. Tampak samping kanan bila sedang dibagian atas, dan samping kiri bila sedang berada dibagian bawah akuarium.

Pada awalnya kami membeli 2 penguin slayer (seperti wader diberi strip hitam memanjang di badan), 4 lemon guppy (ikan kecil gembung dengan warna kuning, banyak makan dan banyak kotoran), 4 neon tetra (seperti cetul strip biru), dan 2 glass cat fish. Menurut saya hanya glass cat fish yang paling unik. Daging ikan ini transparan sehingga terlihat rangka tulangnya. Mengikuti saran penjual, ikan-ikan itu saya beri makan Tropical Flake. Satu botol plastik harganya Rp. 15.000,-- untuk sekitar 1 bulan. Pernah terlupa memberi makan sampai beberapa hari ternyata ikan-ikan itu bertahan dengan memakan lumut.

Beberapa bulan pertama kami, tepatnya saya sendiri, masih rajin menguras; mengganti air seminggu sekali. Lama kelamaan bosan juga mengganti air tiap minggu. Berangsur menjarang sampai akhirnya air baru diganti satu bulan sekali. Biasanya dalam satu minggu lumut sudah tumbuh baik di dinding maupun di bebatuan dan tanaman. Lewat satu minggu akuarium tidak bisa dinikmati sama sekali. Dengan perlakukan buruk ini tanaman air mulai membusuk dan ide-ide menghentikan pemeliharaan ikan mulai dimunculkan.

Dalam kondisi "kritis" saya teringat pada satu jenis ikan yang konon bisa membantu kita membersihkan akuarium yang diberi nama ikan sapu-sapu. Dengan berat hati, karena sudah bosan, saya memutuskan untuk membuang semua dekorasi akuarium (pasir, bebatuan hitam dan tananam air). Dengan demikian pekerjaan menguras menjadi lebih mudah. Bosan dengan suasana sepi, istri saya memasukkan batu-batu putih. Dengan lampu penerangan yang diganti dengan neon putih kemerahan (pada saat perlu beli karena yang lama mati, kebetulan di toko tempat saya beli lampu kehabisan neon putih), akuarium kembali bisa dinikmati. Selain itu, koleksi ikan dilengkapi dengan dua ekor ikan sapu-sapu.

Ternyata ikan sapu-sapu bekerja sangat baik. Tiga bulan terakhir ini saya tidak pernah menguras/membersihkan akuarium. Saya tidak tahu kapan dia bekerja karena setiap kali dilihat orang, ikan ini selalu mengambil posisi sembunyi. Sesekali saya melihat ikan ini bergerak sangat pelan dengan menempelkan sapunya (bibir yang melebar) di dinding akuarium namun secepatnya ikan ini kembali bersembunyi kalau melihat orang yang mengamatinya. Yang jelas dinding akuarium nampak bersih. Bahkan saya jarang melihat ada lumut baik di dinding akuarium, bebatuan maupun dinding pompa air. Luar biasa! Sejak ada ikan sapu-sapu, sampai sekarang belum sekalipun saya membersihkan akuarium. Setiap kali ada niat, selalu urung karena melihat kondisi akuarium. Kalayu masih kelihatan bersih, kenapa harus repot membersihkan? Saat ini 2 penguin slayer, 6 neon tetra, 2 guppy merah, dan seekor ikan sapu-sapu nampah hidup rukun dan bahagian tanpa ada yang mengusik.


Cukup lah bisa dikatakan sebagai pendusta, seseorang yang mengatakan semua yang didengarnya (h.r. Muslim)

Kirim Komentar

Nama:
Website:

Ketik 7CA9 di
  • 27. syafik

    tapi,akuarium saya sudah dikasi ikan sapu sapu.kok masih saja kotor airnya

    14-09-14 11:15
  • 26. Dhaniah

    mungkin ikan sapu-sapu solusi buat kerak lumut ya pak? klo saya punya kendala, airnya berwarna hijau. padahal ketika ganti air, warnanya bening biasa.

    22-09-13 02:09
  • 25. Cara

    Selamat sore Pak Pras. Kemarin sempat beli juga ikan sapu-sapu dan akhirnya kaca akuarium lebih terjaga kebersihannya. Ikan ini tidak bersifat predator/karnivora kan Pak?

    16-08-13 05:03
  • 24. Akuarium hias

    Cek saja ya

    16-08-13 05:00
  • 23. prastowo

    ikan lemon itu pemalu, perlu disediakan termpar bersembunyi yang cukup. Selain itu, lemon peelu oksigen banyak, pastikan pompa udara bekerja baik. Untuk penggunaan air pam saya tidak tahu persis karena variasi dari satu daerah ke daerah lain berbeda. saya sendiri pakai pam.

    13-04-13 04:57
  • 22. bilal

    pak,saya punya 5 ekor lemon,skrg tinggal 3..awalnya saya ganti air dgn yg bru..memang air pam..klo buat air pam gmn tu pak?trus kalo lemon sudah kliatan stres apa yg hrus lakukan?trimksih

    13-04-13 02:11
  • 21. rezha

    kenapa berlumut air nya

    24-04-12 01:30
  • 20. prastowo

    Weh... aquarium saya itu standar mainan anak. Tidak ada filter khusus hanya menggunakan filter bawaan pompa air jenis submergable.

    18-01-12 04:09
  • 19. Pram

    Salam kenal Pak Prastowo,
    Saat ini saya sedang memulai hobi ikan hias, tapi mengalami kesulitan dalam memilih filter air karena filter air yang saya miliki sekarang (mereknya lupa) cepat sekali kotor. Mungkin sekitar 3-4 hari, air akuarium sudah butek. Bisakah Bapak merekomendasikan filter air merek apa yang baik (seperti yang Bapak pakai). Sebagai informasi, ikan hias saya hanya 3 ekor ikan mas biasa, 1 ekor bubble eye & 2 ekor algae eater & pemberian makan 2 x sehari dgn jatah makan 1 ekor mendapat 4 butir pakan ukuran kecil (warna warni) & akuariumnya tanpa hiasan apapun. Terima kasih atas perhatian Bapak.

    18-01-12 03:19
  • 18. miftah

    bang... kalo ikan sapu2 disatuin ma ikan cupang apa ga berantem tuh?

    30-01-11 10:07
  • 17. parman

    bank... air aquariumku kok cepar memudar atau airnya cepat keruh......klw ng ganti air dalam seminggu airnya kok kekuning-kuningan???

    28-10-10 03:59
  • 16. ardian eko

    Iya, ikan sapu2 emang ampuh membersihkan kotoran. dulu saya pernah punya...

    21-06-10 11:20
  • 15. Neni

    baru tau ikan sapu2 bisa bersihin akuarium.. denger2 ikan ini termasuk ikan yg paling kuat daya hidupnya di air tercemar sekalipun, kayak sungai ciliwung gitu... kotornya udah minta ampun, tapi tetep bisa idup.. bahaya juga ya klo sampe dikonsumsi seperti kata mas arwan..

    ** visit http://m.rujakasik.com **

    20-04-10 02:38
  • 14. petsgaleri

    sharing hewannya mantap. semoga jadi sumber inspirasi bagi yang lain

    30-12-09 07:11
  • 13. Sum4rji

    Aquariumku aku kasih Louhan walaupun tidak bagus-bagus amat, (Karena Cari yang bagus=harganya Mahal). Tentang perawatan Air, aku hanya mengandalkan Filter spon dan batu-batu. Asalkan tidak terkena sinar matahari secara langsung lumut tidak akan tumbuh (awet bersihnya). Air dalam aquarium disedot diarahkan ke filter yang berbentuk spon tersebut. Dalam kenyataannya satu bulan tidak diganti airnyapun air tetap jernih. Namun kalau pas tidak malas tetap saja setiap 1 bulan sekali, air tetap aku ganti. Dalam kepenatan sepulang kerja selalu aku mengamati sambil memberi makan louhanku tsb. Si-ikan pun juga menjadi seperti kebiasaan setiap aku datangi pasti mendekat-dekat minta makanan. 50% hilanglah stress ku!

    05-02-08 01:56
  • 12. miftah

    Assalamuailaikum Wr. Wb
    Selamat malam googel,saya ada masalah dengan ikan2 saya,saya jadi stress berat dibuatnya, pasal ikan saya pada mati semua.begini ceritanya.
    Pada pagi hari saya berniat untuk membersihkan aquarium saya dengan cara menguras habis isi aquarium, awalnya saya sedot dengan selang untuk pembuangan air,untuk mengurangi air trsb, setelah itu saya pindahin ikan + tumbuha2an ke bak kemudian saya gosok2 dengan batu2 kecil dan diaduk2 agar noda2 lumut and kotoran jd lebih bersih dan menarik kembali, pasal air yang ada di dalam udah ngak jernih (nggak enak dilihat) maklum uda 1 bulan lebih nggak diganti (dikuras) tp setelah ikan tersebut dimasukkan kembali begitu terkejutnya saya setelah lihat ikan2 saya pada mabooook dan ujung ujungnya mati secara masal.semalaman saya merasa sangat menyesal setelah mengganti air,ikanku pada KO.
    Apakah ada kesalahan dalam proses pembersihan tsb!!!
    Tolong dong dikasih penjelasan cara2/langkah2 apa yang harus saya perbuat
    THANK'S

    17-01-08 11:44
  • 11. n4kb4li

    wah.. saya pelihara louhan..lumayan agresif.. mana mungkin ditambah ikan sapu2 .. bisa di hajar ampe KO.. jadi harus pake apa donk?? kalo ada ikan sapu2,apa ada ikan vakum cleaner kan sedotannya lebih mantabh tuh...

    17-10-07 12:34
  • 10. badu

    Wah duh.. saya tidak ahli. Tapi saat saya tanyakan Google tentang algae aquarium, ternyata banyak sekali "jawaban" tips menangani pertumbuhan algae di aquarium.

    03-10-07 01:08
  • 9. anton

    Memang penempatan ikan sapu-sapu di akuarium sgt efektif, sudah lama sy buktikan (sy melakukan hobi ini sejak kelas 3-4 SD s.d skrg umur sy 37thn, sejak kecil akuarium sy urus sndr, kuras sendiri,kolam jg ada dulu sy urus sendiri), tapi yang menjadi masalah dlm perawatan akuarium saat ini adalah bukan kondisi akuariumnya yang kotor, tetapi airnya menjadi berwarna hijau karena posisi akuarium saya di area teras yang cukup banyak terkena sinar matahari langsung (sumber air sdh sy pastikan jernih-tp stlh 2 hari langsung buram/warna hijau kena mthr), apa mas Pras punya cara jitu atau tau obatnya untuk menghilangkan warna hijau pada air akuarium yg terkena sinar matahari (padahal dr atas akuarium sdh ada tutupnya). Selama bertahun-tahun sy menjalani hobi ini, rasanya makin penasaran masalah ini gak terpecahkan. Sy pernah pakai obat dari Jerman segala tapi tetap tidak berhasil. Trmksh sebelumnya, mas.

    03-10-07 12:05
  • 8. prastowo

    Itu dia. Kami memang membeli 2 ekor sapu-sapu. Tapi entah kenapa, mungkin diganggu kucing, yang satu ditemukan mati di lantai. Ternyata satu ekor masih cukup perkasa untuk membersihkan seluruh bagian akuarium.

    03-09-07 02:01
  • 7. febrians

    wait a minute sir, kok kayaknya ada yang tidak sinkron ni pak.
    Di paragraf atas disebutkan ada dua ekor ikan sapu-sapu, di paragraf terakhir kok tinggal seekor, yang satu kemana pak??
    apa ngabur gara-gara disuruh nyapu terus ya pak. he3x.
    Kakak ipar saya juga sekarang lagi mencoba ternak lobster air tawar, sebelumnya ternak belut, tapi gagal.
    Mau coba pelihara ikan cupang pak(ikan beta)???

    03-09-07 01:32
  • 6. prastowo

    Oh gitu... yang sekarang saja tidak ada yang ngurusi. Untung ada ikan sapu-sapu sehingga saya cukup menambah air saja kalau sudah terlihat menurun.

    24-08-07 02:48
  • 5. arwan

    afwan pak maksud saya menawarkan bapak untuk coba2 memelihara cherax quadricarinatus (lobster air tawar) dari segi warnanya bagus banget biru laut... membuat tenang ;)


    24-08-07 02:41
  • 4. Prastowo

    Sepertinya bukan termasuk lobster. Saya perhatikan strukturnya lebih dekat ke ikan lele hanya saja moncongnya bisa membesar untuk nyucup lumut-lumut di dinding, bebatuan, dan benda-benda apa saja yang di air.

    23-08-07 12:40
  • 3. arwan

    iya pak... moulting ganti kulit.
    chrax quadicarinatus = lobster air tawar.
    hmm ada cerita dari pilot garuda punya ikan sapu-sapu seharga >5 juta IDR
    saya baca dari artikel di nova.

    mungkin kalo dah mancintai dunia perikanan bisa beralih membudidayakan lobster air tawar ;)
    beberapa profesional IT ada yang memiliki sampingan seperti ini lho pak bahkan kalau bapak maw coba kombinasikan dengan bisnis affiliasi lobster air tawar di amazon.
    ada pembudidaya yang sudah coba di e-commerce kan dan kewalahan melayani continuitas
    halah jadi OOT intinya tetep ga jadi relaksasi dari keseharian

    22-08-07 08:49
  • 2. Prastowo

    Toko akuarium utara Tugu, menjual 2 jenis ikan sapu-sapu dengan warna hitam dan oranye. Yang hitam berharga Rp. 25.000,-- yang oranye Rp. 7.500,--. Ketika saya tanya apa bedanya, mereka hanya bilang yang hitam import. Saya beli yang oranye. Moulting itu apa ya? Semacam mlungsungi seperti ular itu?

    21-08-07 03:55
  • 1. arwan

    kabarnya di jakarta ikan sapu2 juga dijadikan sate oleh masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai ciliwung.

    cherax quadricarinatus juga bisa membersihkan akuarium dari makanan sisa, hanya saja pada saat moulting kulitnya membuat kotor

    21-08-07 02:53