Kontrol Bad Content dari Sistem-Sistem Informasi Publik, kasus Telegram

Bambang Nurcahyo Prastowo

Tenaga Pendidik di Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika FMIPA UGM

Mail: prastowo@ugm.ac.id * Web: http://prastowo.staff.ugm.ac.id
Mobile: +62 811-2514-837 * CV singkat

Kontrol Bad Content dari Sistem-Sistem Informasi Publik, kasus Telegram

Date: 15-07-17 07:06
Mari kita coba memahami ada apa dengan pemblokiran Telegram. Perlu saya sampaikan lagi bahwa pengoperasian Telegram menggunakan model web. Dengan model web ini, sebagaimana Facebook dan Line, Telegram menyediakan fasilitas yang memungkinkan pengguna memasang bot yang beroperasi menjadi semacam web server (dengan chat client sebagai browsernya). Selain itu ada fasilita news channel dan supergroup dan mungkin akan ada yang lain-lainnya dengan nama yang bisa di search secara global. Bandingkan dengan WhatsApp yang searchnya hanya menyentuh lingkungan nama-nama dalam contact dan nama-nama group yang kita ikuti sendiri.

Dengan lingkungan yang logicnya menyerupai dunia world wide web, siapa saja, termasuk terrorist bisa menyebarkan bad content ke publik. Facebook, WordPress, Google Plus dan semacamnya menyediakan mekanisme bagi publik untuk menyampaikan keberatan pada content yang buruk (pornografi, hate speech dsb) ke pengelola untuk dipertimbangkan penutupan account yang bersangkutan. Sangat boleh jadi mekanisme ini belum baku di Telegram (secara informal kita bisa chat pengelolanya).

Singkat cerita, Telegram bukan sistem chat/group chat murni seperti WhatsApp Skype namun berkembang kearah yang lebih bervariasi seperti FaceBook dan Line. Nampaknya sudah ada pemahaman bahwa sisi private message atau closed group chat dari dari sistem informasi di internet tidak bisa dipermasalahkan.

Catatan tambahan: di Telegram ada tombol Report. Ada juga channel ISISWatch yang memberitakan tindakan-tindakan pemblokiran akun peopaganda ISIS.

Cukup lah bisa dikatakan sebagai pendusta, seseorang yang mengatakan semua yang didengarnya (h.r. Muslim)

Kirim Komentar

Nama:
Website:

Ketik 1DBF di