Mengubur Kapak Peperangan dengan Microsoft

Bambang Nurcahyo Prastowo

Tenaga Pendidik di Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika FMIPA UGM

Mail: prastowo@ugm.ac.id * Web: http://prastowo.staff.ugm.ac.id
Mobile: +62 811-2514-837 * CV singkat

Mengubur Kapak Peperangan dengan Microsoft

Date: 08-08-17 08:59

Pulang dari sekolah di Canada tahun 1995 saya sangat bersemangat mempromosikan Linux dan kemudian berbagai produk software opensource lain sebagai kegiatan heroik menyelamatkan bangsa Indonesia dari kenistaan sebagai bangsa pembajak software. Waktu itu Microsoft saya pandang sebagai musuh yang harus dilibas sampai ketika sempat mengisi seminar bersama seorang Microsoft Evangelist, saya memproklamirkan diri sebagai da'i opensource dan waktu itu saya tinggalkan penggunaan skype (land mark komunikai high tech) saat perusahaan itu diakuisisi oleh Microsoft.

Dalam perjalanan perjuangan free software, Linux + Open(LIbre)Office kalah telak dengan Windows + Microsoft Office di pasar desktop. Saya harus bisa puas dengan ending berjayanya Apache dan nginx di web server dan Android (varian Linux) di sistem operasi mobile smart device yang sama sekli tidak memberi kesempatan WIndows Mobile untuk berkembang.

Kini peperangan opensource vs proprietary sudah tidak relevan lagi. Medan pertempuran beralih ke penguasaan platform layanan big data dan massive communication baik untuk manusia (social network) maupun peralatan (internet of things). Sebagai tanda upacara penguburan kapak peperangan dengan Microsoft, mulai sekarang saya gunakan Arrow Launcher, sistem manajemen aplikasi Android keluaran Microsoft.

Untuk bisa digunakan secara optimal (integrasi dengan outlook sebagai sarana personal information management) arrow memerlukan login ID tersendiri. Microsoft ternyata telah mulai mendorong pelanggannya untuk mengitegrasikan login ID berbagai layanan yang dimilikinya. ID skype saya, prastowo, kini menjadi id Microsoft menyatu dengan prastowo@ugm.ac.id yang pernah saya daftarkan sebagai ID layanan Yammer yang sebagaimana Skype juga kemudian diakuisisi Microsoft.

Welcome Microsoft, ... berpelukan!

PS laptop dan server saya tetap menggunakan Linux

Cukup lah bisa dikatakan sebagai pendusta, seseorang yang mengatakan semua yang didengarnya (h.r. Muslim)

Kirim Komentar

Nama:
Website:

Ketik 57EF di