Ubuntu Fiesty di Notebook ION

Bambang Nurcahyo Prastowo

Tenaga Pendidik di Jurusan Ilmu Komputer dan Elektronika FMIPA UGM

Mail: prastowo@ugm.ac.id * Web: http://prastowo.staff.ugm.ac.id
Mobile: +62 811-2514-837 * CV singkat

Ubuntu Fiesty di Notebook ION

Date: 17-05-07 08:49

Untuk pertama kali saya membeli PC notebook baru untuk diri sendiri. Perpaduan keterbatasan anggaran dan keinginan memiliki notebook relatif kecil/ringan (12"/dibawah 2 kg) menghasilkan pilihan merek ION dengan spesifikasi memory 512M, hardisk 60G, prosesor Intel Centrino dan beberapa kelengkapan seperti internal card reader (MMC, SD, dsb.), webcam, mic, DVD RW dan tentu saja WIFI.

Sebelum ini saya menggunakan Fujitsu P5020 dengan sistem operasi Fedora Core dan kemudian saya ganti Ubuntu Dapper Drake (baca Linux for Human Being). Sekarang saya mencoba instalasi Ubuntu Fiesty. Berikut ini catatan instalasi Ubuntu Fiesty pada notebook lokal ION model D-12 Wide.

Booting CD dan Instalasi

D-12 Wide saya beli dalam keadaan kosong alias tanpa sistem operasi. CD Ubuntu Fiesty booting mulus. Untuk proses instalasinya (double click pada icon install) saya memilih default segala-galanya kecuali yang tidak bisa default seperti pilihan language, time zone dan nama login usernya.

Jaringan

Fiesty mengenali port kabel ethernet dan wifi dengan baik. Semua bisa berjalan normal. Yang baru saya coba dan bekerja baik pada seting networkingnya adalah fitur mendefinisikan lokasi networking. Kita bisa definisikan konfigurasi wifi dan kabel untuk masing-masing lokasi tempat kita menggunakan komputer. Saya membuat beberapa definisi untuk lokasi: rumah, kantor dengan kabel, kantor dengan wifi, fakultas, dsb. Definisi meliputi pendefinisian nomor IP (DHCP atau static) dan koneksi wireless (open atau menggunakan key).

Repo alias Source

Di lingkungan Inherent, kita bisa menggunakan kambing.ui.ac.id sebagai sumber update dan instalasi paket Ubuntu. Edit file /etc/apt/sources.list, ganti teks yang memuat nama domain lokasi sumber update/instalasi dengan kambing.ui.ac.id. Setelah itu apt-get datau synaptic dapat digunakan seperti biasa. Kita bisa upgrade atau instal paket software baru relatif cepat dibanding source repo ubuntu dari luar negeri.

Wide Screen

Ubuntuk Fiesty belum mengenal "bug" dari vga driver Intel yang tidak memuat definisi wide screen. Untuk itu kita harus install paket software 915resolution yang bisa digunakan untuk mengisi definisi wide screen di memory chip intel tersebut. Saya menempatkan redefinisi itu di /etc/init.d/rc. Saya tambahkan baris
/sbin/915resolution 38 1280 800
pada bagian atas file tersebut. Untuk selanjutnya setelah boot, Linux bisa mengenali bahwa notebook ini memiliki wide screen dan chipset vga intel dapat menyesuaikan diri pada spesifikasi Xorg.conf yang meminta resolusi 1280x800.

MMC Card Reader

MMC card reader tidak bisa digunakan begitu saja. Modul mmc_block dan tifm_sd tidak mengenali posisi pci readernya dengan baik. Kita harus menuntunya pada saat booting. Dengan baca sana-sini dengan bantuan Google, saya temukan cara memandu tifm agar bisa mengenali hardwarenya dengan benar. Magic commandnya adalah:
/usr/bin/setpci -s 01:09.3 4c.b=0x02
yang saya sisipkan di /etc/init.d/rc. Jangan tanya mengapa mesti begitu, coba saja. Bagian yang harus disesuaikan adalah 01:09.3 yang mungkin bisa saja berbeda untuk komputer yang berbeda. Angka itu bisa diperoleh dengan memihatnya pada baris yang berhubungan dengan hardware card reader yang bisa dilihat dengan command
lspci
pada shell promt. Untuk selanjutnya mmc card reader bisa digunakan dengan baik.

Beryl Project

Beryl Project tidak ada di kambing.ui.ac.id, oleh karena itu kita harus menambahkan sendiri repo Beryl di sources.list
deb http://ubuntu.beryl-project.org feisty main
sesuai petunjuk dari www.beryl-project.org. Untuk selanjutnya beryl dan emerald dapat diinstall seperti biasa. Beryl bisa diaktifkan degan menjalankan command beryl-manager. Beryl tidak menambah fungsionalitas Linux secara khusus namun efek visual yang dimilikinya dapat menjadi hiburan tersendiri bagi pengguna Linux.

Built-in Webcam

D-12 WIDE dilengkapi dengan webcam kecil di bagia atas screen. Posisi camera bisa diputar 180 derajat sehingga bisa diatur menghadap pengguna atau membelakanginya. Ubuntu Fiesty tidak mengenali webcam ini. Dengan command
lsusb
memperlihatkan baris Bus 005 Device 014: ID eb1a:2750 eMPIA Technology, Inc. yang berarti Fiesy mengenali ada device usb terpasang di komputer yang bersangkutan. Setelah ditanyakan ke Google, saya mendapat informasi bahwa pemrograman driver untuk device ini belum selesai. Berbeda dengan beberapa device yang vendornya memang tidak membuka diri pada komunitas opensource, eMPIA webcam diberi status in progress yang berarti ada harapan suatu saat kelak akan tersedia driver tersebut. Kalau sabar tunggu saja, kalau tidak sabar silakan bergabung dengan komunitas programmernya untuk berkontribusi pemrogramannya.

Penutup

Selain webcam, semua hardware dapat dimanfaatkan penuh oleh Fiesty. Dengan tidak mempedulikan webcamnya, sementara ini saya sangat puas dengan performance notebook ion dan fiestynya. Sangat memuaskan meskipun harganya relatif murah (Rp. 7 juta-an).

Cukup lah bisa dikatakan sebagai pendusta, seseorang yang mengatakan semua yang didengarnya (h.r. Muslim)

Kirim Komentar

Nama:
Website:

Ketik 58A1 di
  • 14. Juan

    ) --- :-?

    04-09-08 11:55
  • 13. puji

    di sekitar rumah saya ada sinyal wifi yg lemah dan tdk bisa ketangkap oleh laptop saya. bagaimana cara mengatasinya?

    08-01-08 12:43
  • 12. dedex

    Salam kenal, permasalahan saya sama dengan anda yaitu saat mengistall distro linux mandriva 2007.1 MMC Card Reader dan Webcam tidak dapat digunakan.

    Pertanyaan, saya masih bingun bagaimana anda bisa menentukan /usr/bin/setpci -s 01:09.3 4c.b=0x02

    Setelah di lspci hasilnya seperti ini
    00:0c.4

    setelah di lsusb hasilnya seperti ini
    Bus 004 Device 003: ID 0402:5602 ALi Corp.

    Mohon bantuannya
    igdarmawan@yahoo.co.id
    igdarmawan@gmail.com

    29-06-07 09:52
  • 11. Prastowo

    Buat Ardiansyah, setahu saya driver ATI untuk Linux harus download langsung dari ATI, tidak ikut distribusi XFree86. Hal yang sama juga diperlukan untuk driver nVidia.

    12-06-07 04:16
  • 10. Prastowo

    Tidak local-local amat sih. Tulisan di kardusnya made in China. Sampai sekarang masih OK. Saya jarang shutdown, cukup suspend saja. Ada satu kekurangan yakni kalau dipakai komputasi berat (mejalankan video, screen saver aneh-aneh dan sebagainya) kipas prosesornya berputar kencang, jadi berisik. Dan sepertinya udara hembusannya cukup panas. Kalau hanya ngetik dan internetan biasa sih tidak masalah.

    12-06-07 04:14
  • 9. ardi

    pak notebook ION ini merek lokal ya? gimana performance dan stabilitasnya? saya berencana beli merek lokal, selain untuk promosi merek lokal. tapi saya agak ragu dg kualitas dan kestabilannya. mohon infonya ada problem apa saja. Terimaksih.

    12-06-07 03:49
  • 8. Ardiansyah

    Kalo untuk driver ATI bagaimana pak setting wide screennya?

    11-06-07 10:53
  • 7. prastowo

    Buat Sahal: di windows jalan bagus?

    08-06-07 06:49
  • 6. gilang

    Wah sukses nih dengan feisty-nya. Benar, beryl bisa mengurangu produktivitas. Kita cendrung main-main terus, tapi kalau buat demo ke pengguna yang belum kenal linux sih boleh-boleh saja..mereka pasti jadi tertarik. hehe

    31-05-07 11:05
  • 5. sahal

    oh iya pak, temen saya laptopnya make chipset intel pro wireless 3945ABG untuk wifinya, koq di ubuntu ga gitu bagus ya penangkapan sinyalnya(lemah sekali), padahal udah make restricted driver bawaan dari ubuntu, ada yang tau masalahnya apa?

    26-05-07 09:40
  • 4. priyo

    Wah ulasan yang sangat bagus pak,..saya jadi bisa tambah ilmu.
    Oh iya pak tolong dunk di jelasin untuk seting atau install driver wifi nya..saya menggunakan chipset atheros
    TErima KAsih

    23-05-07 07:29
  • 3. prastowo

    Bagus lah kalau Beryl sudah masuk repo standar. Sepertinya yang saya pakai sekarang sudah cukup stabil. Bagus buat demo. Setelah memakai beberapa saat, saya berpendapat bahwa Beryl Project berpotensi mengurangi produktivitas karena penggunanya cenderung main-main terus. Kalau kegiatannya hanya kutak katik setting beryl saja, kapan kerjanya?

    20-05-07 09:07
  • 2. KoSHa

    Untuk yang versi Feisty ini kayaknya Beryl udah include di repositorynya Pak, jadi pake repository yang ada di kambing juga harusnya bisa install Beryl, kecuali kalo mau yang paling anget yah ambil dari beryl-svn...

    Salam Kenal...

    20-05-07 08:18
  • 1. perdana

    wah.. bagus ulasannya pak.. kpn2 bisa gabung ubuntu-jogja pak

    20-05-07 07:27