Menghidup-hidupkan hari

Bambang Nurcahyo Prastowo

Tenaga Pendidik di Jurusan Ilmu Komputer dan Elektronika FMIPA UGM

Mail: prastowo@ugm.ac.id * Web: http://prastowo.staff.ugm.ac.id
Mobile: +62 811-2514-837 * CV singkat

Menghidup-hidupkan hari

Date: 13-02-13 02:14
Sekarang sedang musim Valentine Day. Saya belum pernah membaca bahasannya dari rekan-rekan Kristiani tetapi dari rekan-rekan Muslim banyak yang mempermasalahkannya. Bagaimana sebenarnya hari-hari khusus itu bisa hidup atau dihidup-hidupkan?

Banyak referensi yang membahas manusia sebagai mahluk sosial yang suka kumpul-kumpul, makan-makan, ngobrol-ngobrol, nyanyi-nyanyi, nari-nari, lomba-lomba serta yang tidak kalah sosialnya: tawuran dan unjuk rasa. Segala urusan dicari sifat uniknya untuk dijadikan sarana bersosialisasi semacam itu. Yang senang tentung saja pebisnis karena ada kerumunan ada uang.

Sepanjang bisa dikomersialkan, segala macam hari akan terus hidup dan dihidup-hidupkan. Hari lahir siapa/apa saja: 17 agustusan, maulidan lengkap dengan sekatennya, natalan, dan hari lahir perorangan dalam lingkup keluarga, dan masyarakat yang mengenalnya. Yang rame di Amerika akan dibawa pula oleh pebisnisnya untuk meramaikan Indonesia: halloween, valentine, dan mungkin suatu saat thanks giving.

Bisa saja kita tidak menyukai sesuatu karena bertentangan dengan kepercayaan/standar moral yang kita ikuti tetapi sepanjang sesuatu itu menghidupi sekelompok orang tertentu, maka kelompok itu akan berjuang untuk mengembangkan, minimal mempertahankannya. Bagaimana menyikapinya? Saya usul buat teman-teman muslim untuk menghindari melabel perayaan-perayaan itu sebagai haram, bidah, syirik dsb. Kalau gemes, konsentrasikan berkomentar pada perilaku terlarangnya dalam perayaan itu; bukan pada nama perayaannya. Tidak ada salahnya memberi teman permen coklat. Yang salah ada berkhalwat atau berhubungan layaknya suami istri untuk pasangan bukan suami istri.

Cukup lah bisa dikatakan sebagai pendusta, seseorang yang mengatakan semua yang didengarnya (h.r. Muslim)

Kirim Komentar

Nama:
Website:

Ketik 7810 di